Remaja Garda Terdepan Nasionalisme

Menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045

 Rabu, Tanggal 08-08-2018, jam 02:02:26
Ratusan remaja menyimak paparan dari Anggota MPR RI H Iwan Kurniawan, SH, MSi di Palangka Raya.(Staf MPR RI untuk Kalteng Pos)

PALANGKA RAYA - Kalangan remaja merupakan garda terdepan dalam menjaga nilai nasionalisme di tengah masyarakat. Posisi strategis ini kerap kali kurang disadari oleh para remaja, sehingga banyak di antara mereka yang mudah dipengaruhi untuk melakukan tindakan-tindaka anti-kebangsaan.

“Untuk itu sangat dibutuhkan upaya-upaya dari pihak sekolah agar nilai-nilai kebangsaan dapat tumbuh subur di kalangan pelajar,”kata Anggota MPR RI H Iwan Kurniawan SH, MSi di hadapan ratusan anak-anak remaja di Kota Palangka Raya yang mengikuti sosialiasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu 22 Juli 2018 ini, tak hanya melibatkan  para remaja, melainkan juga sejumlah guru dan pendidik, tokoh kepemudaan serta organisasi kemasyarakatan.

Menurut H Iwan, untuk menjaga keutuhan NKRI perlu adanya semangat para remaja, khususnya pelajar untuk dapat memacu diri agar dapat mengawal indonesia kedepan dalam menghadapi Indonesia emas di tahun 2045.

“Maka sebagai modal yang harus di pegang teguh untuk generasi penerus adalah empat pilar ini Pancasila, UUD 45 untuk tetap utuh meski berbeda-beda dalam Bhineka Tunggal Ika dan NKRI harga mati,” ujar legislator dari Dapil Kalteng yang duduk di Komisi X DPR RI Bidang Pendidikan, Pariwisata dan Kepemudaan ini.

 Ujung tombak bangsa ini adalah remaja yang berwawasan kebangsaan berpedoman empat pilar negara Indonesia. Selain itu, untuk menghadapi persaingan global harus siap dengan membentengi diri dengan nilai-nilai Pancasila.

“Dengan perkembangan teknologi sekarang ini remaja jangan mudah diprovokasi oleh informasi-informasi yang sarat dengan kebencian. Remaja  harus tetap teguh berpegang teguh pada UUD 45 untuk tetap bisa mempertahankan NKRI,” kata H Iwan yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Kalteng ini.

Sementara itu, H Alex Majedi salah seorang tokoh pemuda mengharapkan upaya membentengi generasi muda dengan nilai-nilai kebangsaan ini hendaknya dapat dilakukan secara berkelanjutan.

“Dengan banyaknya remaja yang paham akan fungsi dari empat pilar tersebut maka jelas bangsa ini akan sulit untuk di rong-rong kaum komunis dan radikalisme yang saat ini sudah menyusup hingga ke seluruh lapisan masyarakat,”tukas H Alex. (tur/iha/OL)

Ratusan remaja menyimak paparan dari Anggota MPR RI H Iwan Kurniawan, SH, MSi di Palangka Raya.(Staf MPR RI untuk Kalteng Pos)

Remaja Garda Terdepan Nasionalisme

Menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045

PALANGKA RAYA - Kalangan remaja merupakan garda terdepan dalam menjaga nilai nasionalisme di tengah masyarakat. Posisi strategis ini kerap kali kurang disadari oleh para remaja, sehingga banyak di antara mereka yang mudah dipengaruhi untuk melakukan tindakan-tindaka anti-kebangsaan.

“Untuk itu sangat dibutuhkan upaya-upaya dari pihak sekolah agar nilai-nilai kebangsaan dapat tumbuh subur di kalangan pelajar,”kata Anggota MPR RI H Iwan Kurniawan SH, MSi di hadapan ratusan anak-anak remaja di Kota Palangka Raya yang mengikuti sosialiasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu 22 Juli 2018 ini, tak hanya melibatkan  para remaja, melainkan juga sejumlah guru dan pendidik, tokoh kepemudaan serta organisasi kemasyarakatan.

Menurut H Iwan, untuk menjaga keutuhan NKRI perlu adanya semangat para remaja, khususnya pelajar untuk dapat memacu diri agar dapat mengawal indonesia kedepan dalam menghadapi Indonesia emas di tahun 2045.

“Maka sebagai modal yang harus di pegang teguh untuk generasi penerus adalah empat pilar ini Pancasila, UUD 45 untuk tetap utuh meski berbeda-beda dalam Bhineka Tunggal Ika dan NKRI harga mati,” ujar legislator dari Dapil Kalteng yang duduk di Komisi X DPR RI Bidang Pendidikan, Pariwisata dan Kepemudaan ini.

 Ujung tombak bangsa ini adalah remaja yang berwawasan kebangsaan berpedoman empat pilar negara Indonesia. Selain itu, untuk menghadapi persaingan global harus siap dengan membentengi diri dengan nilai-nilai Pancasila.

“Dengan perkembangan teknologi sekarang ini remaja jangan mudah diprovokasi oleh informasi-informasi yang sarat dengan kebencian. Remaja  harus tetap teguh berpegang teguh pada UUD 45 untuk tetap bisa mempertahankan NKRI,” kata H Iwan yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Kalteng ini.

Sementara itu, H Alex Majedi salah seorang tokoh pemuda mengharapkan upaya membentengi generasi muda dengan nilai-nilai kebangsaan ini hendaknya dapat dilakukan secara berkelanjutan.

“Dengan banyaknya remaja yang paham akan fungsi dari empat pilar tersebut maka jelas bangsa ini akan sulit untuk di rong-rong kaum komunis dan radikalisme yang saat ini sudah menyusup hingga ke seluruh lapisan masyarakat,”tukas H Alex. (tur/iha/OL)

Berita Terkait