Waduh,,,! Tangan Kernet Bus Menempel di Kemaluan, Penumpang Terbangun

 Sabtu, Tanggal 11-08-2018, jam 01:10:59
ILUSTRASI

SAMPIT-Salah satu armada bus tujuan Sampit - Palangka Raya menjadi saksi atas tindakan asusila yang dilakukan oleh pria berinisial TS terhadap korbannya,  S pada Minggu (13/5). Perbuatan tersangka, membuat korban berontak. Sebelum kejadian, korban dan tersangka memang duduk bersebelahan.

Pada saat itu, korban yang juga duduk berdampingan dengan ibunya, terlelap tidur. Hingga dirinya terbangun dengan merasakan hal aneh di dalam celananya, ternyata tangan tersangka masih menempel di kemaluan korban.

Usai diketahui itu, tersangka langsung menarik jari tangannya dengan meletakannya kembali ke paha korban. Atas perbuatannya itu, kini tersangka TS betul-betul menjadi tahanan Jaksa Kejari Kotim, setelah memasuki tahap II oleh penyidik, pada Kamis (9/8).

Perbuatan TS ini melanggar pasal 82 ayat 1 Undang Undang nonor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang nomor 01 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang Undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Tersangka yang merupakan kernet bus tersebut dalam berita acara mengakui bahwa saat itu bus tujuan Sampit - Palangka Raya  pada Minggu 13 Mei 2018 sekitar pukul 00.30 WIB. Namun dirinya membantah atas pengakuan dari korban.

"Saat itu si anak (korban, Red) menggunakan celana pendek dibawah lutut. Saat itu saya juga tidak tahu berapa umurnya, namun saya tidak ada memasukan jari tangan ke kemaluaan anak anak itu," kata tersangka saat tahap II di Kejari Kotim.

Barang bukti yang turut dilimpahkan berupa 1 lembar celana dalam warna merah muda, 1 lembar celana panjang warna abu-abu, 1 lembar baju panjang warna abu-abu, serta 1 lembar kwitansi pembayaran tiket Bus. (ren/ala)

Berita Terkait