Sabu 5 Kg Pernah Lolos, Politisi Ini Sebut Pengawasan Masih Lemah

 Kamis, Tanggal 11-10-2018, jam 07:33:35
ILUSTRASI/NET

PALANGKA RAYA- Meski Polda Kalteng berhasil mengungkap kurir sabu yang membawa 7 kilogram sabu, kritikan dan masukan kepada kepolisian diutarakan oleh wakil rakyat. Seperti halnya yang disampaikan Anggota DPRD Kalteng, Prihati Titik Mulyani.

Politisi  Partai NasDEm itu menyebut, pengawasan peredaran narkoba di Kalteng masih lemah. Hal itu lantaran pelaku yang bernama Panji Rajji, sebelumnya sudah pernah meloloskan sabu seberat 5 kilogram.

"Ibaratnya Kalteng sudah kecolongan, Buktinya sudah pernah sekali lolos. Tidak menutup kemungkinan pengedar lain juga sudah mengirim (sabu, red) ke Kalteng,"katanya saat dihubungi per ponsel,  kemarin (10/10).

Anggota Komisi C ini meminta agar pengawasan jalur lintas atau perbatasan dijaga ketat. Jangan sampai lemah. Khususnya penguasa wilayah dan teritorial harus melakukan pengawasan dan pengamanan.

"Perbatasan kan ada di Kalbar, penguasa teritorial harus melakukan pengawasan dan pengamanan," ucapnya.

Menurutnya, semua pihak baik itu pemerintah yang di dalamnya gubernur, wakil gubernur, Perangkat Daerah (PD), dan DPRD sendiri agar bersama aparat bersinergi memerangi narkoba. Bahkan, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran pun telah mengatakan perang terhadap narkoba.

"Gubernur Kalteng telah mengatakan perang terhadap narkoba, sehingga, semua pihak agar bersinergi melakukan pengawasan," ujarnya.

Ditambahkanya, mental para aparat juga harus diperbaiki, karena dampak narkoba sangat bahaya bagi mental generasi bangsa. Jika mental dan moral dilemahkan oleh narkoba secara otomatis negara lain mudah mengobok-obok bangsa Indonesia. Hal ini harus mendapat perhatian yang sangat serius.

"Mental aparat juga harus diperbaiki, jangan-jangan ada something wrong," tegas Titik.

Meski demikian, diakui Titik sangat mengapresiasi Polres Lamandau dan Polda Kalteng yang telah berhasil menangkap para penjahat mental itu.

"Tentu sangat mengapresiasi kinerja Polres Lamandau," pungkasnya.(*old/*abw/ram)

Berita Terkait