Festival Budaya Marunting Batu Aji Sarana Peestarian Budaya Lokal

 Kamis, Tanggal 11-10-2018, jam 09:07:03

PANGKALAN BUN– Festival Budaya Marunting Batu Aji (FBMBA) mulai digelar. Kegiatan yang digagas dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Kotawaringin Barat (Kobar) tersebut menjadi ajang untuk melestarikan budaya lokal daerah.

Bupati Kobar Hj Nurhidayah membuka secara resmi kegiatan yang dipusatkan di Taman Segitiga Bundaran Pancasila tersebut, Selasa (9/10).

Menurut bupati perempuan pertama di Kalteng ini, budaya dan kearifan lokal merupakan jati diri suatu daerah sekaligus bisa menjadi aset wisata yang menarik bagi wisatawan yang mengunjungi daerah tersebut.

“Kearifan lokal jauh lebih penting dari memiliki bangunan yang megah. Kehilangan budaya artinya sama saja kehilangan karakter daerah, kehilangan akar dari jati diri daerah,” kata Hj Nurhidayah saat membuka FBMBA.

Festival ini, lanjut bupati, memiliki makna sebagai upaya pemerintah daerah untuk menjaga kelestarian dan sekaligus mewariskan budaya tradisi lokal daerah. Selain itu juga sebagai sarana untuk menggali kreativitas masyarakat.

“Selain sebagai upaya pelestarian budaya lokal daerah, festival ini juga sebagai wadah dari para seniman untuk menampilkan hasil karyanya sebagai pendukung sektor pariwisata,” ujarnya.

Berbagai kegiatan lomba bakal digelar dalam FBMBA yang berlangsung 9-13 Oktober 2018 ini, seperti lomba tari, lomba permainan tradisional dan masakan tradisonal. Perlombaan tersebut tidak difokuskan dalam satu lokasi, namun berada di 3 titik lokasi, yakni di Taman Segitiga Bundaran Pancasila, Pangkalan Bun Park dan Pasar Palagan Sari.

“Perlombaan dalam festival ini, yakni tari pesisir, tari pedalaman, tarik tirik bagasing, balogo, menyumpit, sepak sawut, karungut, pantun seloka, masakan tradisonal dan melamang,” terang Bupati. (ala/ram/ctk/nto)

Berita Terkait