Harga BBM Naik, Komoditas Petani Turun

 Jum`at, Tanggal 12-10-2018, jam 08:22:37
Ilustrasi SPBU. (foto: net)

PULANG PISAU – Pemerintah telah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) beberapa hari lalu. Menurut anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pulang Pisau H Johansyah, kenaikan harga BBM yang dilakukan oleh pemerintah merupakan hal lazim terjadi.

“Bila harga BBM naik, maka akan diikuti oleh naiknya harga kebutuhan pokok dan lainnya. Yang secara otomatis kebutuhan masyarakat akan ikut naik. Ini suatu realita yang sulit dihindari,” kata Johansyah.

Namun yang cukup mengusik perhatiannya, kenaikan harga BBM ini berbanding terbalik dengan harga komoditas pertanian yang menjadi penopang kebutuhan hidup masyarakat. “Seperti karet, kelapa sawit, rotan dan komoditas lainnya hanya bisa bertahan. Bahkan cenderung menurun,” ujar dia.

Dalam hal ini, lanjut Johansyah, masyarakat berada pada posisi yang serba sulit. “Karena harga kebutuhan pokok masyarakat tidak sebanding dengan harga komoditi yang dihasilkan masyarakat,” beber Johansyah.

Terkait hal tersebut, pihaknya mengharapkan adanya solusi dari pemerintah di semua lini. “Sehingga masyarakat tidak bertambah susah dan terbebani dengan kenaikan harga kebutuhan pokok dan turunnya harga komoditas pertanian,” harap dia. (art/bad/ctk/nto)

Berita Terkait