Sabtu, Tanggal 12-05-2018, jam 09:30:19

Pelanggaran Lalu Lintas Ternyata Masih Tinggi

2.514 Pelanggar Terjaring Hasil Operasi Patuh Telabang di Tiga Kabupaten
Pelanggaran Lalu Lintas Ternyata Masih Tinggi
Anggota Satlantas Polres Kotim memeriksa perlengkapan surat kenderaan di Jalan Yos Sudarso Halaman Satlantas Polres Kotim, Rabu (9/5). (BAHTIAR/KALTENG POS)

TINGKAT pelanggaran lalu lintas oleh masyarakat ternyata masih tinggi. Hal itu setidak terlihat dari hasil Operasi Patuh Telabang yang digelar jajaran kepolisian di tiga kabupaten di Kalteng, yakni di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat dan Lamandau.

Dalam operasi patuh yang digelar 26 April hingga 9 Mei 2018, di ketiga daerah itu menjaring total 2.241 pelanggar lalu lintas.

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kotim berhasil menjaring 1.107 pelanggar yang ditilang. Sementara Satlantas Polres Kobar menjaring total 1.134 pelanggar, dimana 872 pelanggar ditilang dan 262 berupa teguran.

Sedangkan jumlah pelanggaran lebih sedikit didapati di Kabupaten Lamandau. Selama operasi ini untuk tilang 228 dan teguran 45 pelanggar.

Ribuan pelanggar lalu lintas itu didominasi pengendara kendaraan roda dua.

"Untuk jumlah pelanggar yang ditilang ada peningkatan dari sebelumnya, tetapi jumlah kecelakaan menurun dibanding tahun lalu," kata Kasatlantas Polres Kotim, AKP Yudha Setiawan, kemarin.

Sementara Kasatlantas Polres Kobar, AKP Marsono dalam Operasi Patuh ini pihaknya selain melakukan penindakan berupa tilang terhadap pelanggar, juga melakukan kegiatan preventif sebagai upaya pencegahan dengan memberikan teguran simpatik kepada pengendara.

"Misalnya saja bapak ibunya sudah menggunakan Helm tetapi anaknya tidak menggunakan Helm, kita akan berikan teguran simpatik saja, terlebih saat ini tengah di gencarkan penggunaan helm dibawah umur," ujar Marsono, kepada Kalteng Pos, Jumat (11/5).

Menurut Marsono, pelanggaran terbanyak yang dilakukan pengendara baik roda dua maupun roda empat adalah lalai dalam hal surat menyurat kendaraannya.

Sedangkan di Kabupaten Lamandau, meski pelanggar yang terjaring lebih sedikit dibanding Kotim dan Kobar, namun secara keseluruhan mengalami peningkatan di banding tahun sebelumnya. "Angka ini meningkat dari 2017, namun tidak signifikan total tilang 222," kata Kasatlantas Iptu Beno Hertanto, Jumat (11/5).

Dalam Operasi Patuh Telabang 2018 kali ini, kepolisian memfokuskan tujuh sasaran prioritas pelanggaran, di antaranya pengendara melawan arus, berboncengan lebih dari satu, pengendara di bawah umur, pengendara serta penumpang tidak menggunakan helm, sasaran pelanggaran lainnya yakni pengemudi kendaraan bermotor yang menggunakan Narkoba atau mabuk, pengemudi yang melebihi batas kecepatan dan pengendara yang menggunakan handphone. (*ais/lan/alh/nto)


BERITA Terkait
Berita terkini Kalteng Pos Online 15 Aug 18


Selasa, 14-08-2018 : 08:25:30
Anak Kelas 5 SD Hilang di Sungai Lamandau

NANGA BULIK - Seorang anak warga Desa Kujan, diduga tenggelam di Sungai Lamandau. Selasa sore (14/8).

Kejadian ini bermula saat korban bersama rekan-rekanya sedang mandi ... Read More

Selasa, 14-08-2018 : 05:57:55
Penjual Buah Ditemukan Tak Bernyawa di Penginapan

KUALA KURUN – Pemilik dan karyawan penginapan di Jalan Sangkurun, Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas, Selasa (14/8) siang geger. Pasalnya, seorang tamu ditemukan tak bernyawa d ... Read More

Selasa, 14-08-2018 : 10:22:54
Pembinaan Peternak Lokal Harus Ditingkatkan

PALANGKA RAYA – Pembinaan peternak lokal harus ditingkatkan. Hal itu bertujuan supaya peternak lokal bisa lebih mandiri dan berkembang. Sehingga, Kota Palangka Raya bisa meme ... Read More

Selasa, 14-08-2018 : 07:46:28
Nganggur Tiga Bulan, Mantan Honorer Mengutil Pakaian di Matahari

SAMPIT-Desakan ekonomi memaksa Ushin Wahyu Winanti (31) melakukan perbuatan nekat yang melanggar hukum. Sebagai pengangguran selama tiga bulan, Ushin mengambil jalan pintas dengan melakukan tindak ... Read More