Rabu, Tanggal 13-06-2018, jam 11:11:44
Pemko Palangka Raya

Kesadaran Investor Laporkan Investasinya Secara Rutin Masih Rendah

Kesadaran Investor Laporkan Investasinya Secara Rutin Masih Rendah
Kepala Seksi P4M DPMPTSP Palangka Raya, Deddy Agus Setiono, memperlihatkan flyer sistem pelaporan online untuk investor di kantor DPMPTSP, belum lama ini.(DPMPTSP FOR KALTENG POS)

PALANGKA RAYA – Kesadaran investor di Palangka Raya untuk melaporkan investasinya secara rutin, tampaknya masih relatif rendah. Padahal, fasilitas pelaporan yang mudah secara daring atau online telah tersedia.

Hal itu salah satunya terlihat dari data - data Investasi Penanaman Modal dalam Sistem Pelayanan Informasi Perizinan Investasi Secara Elektroknik (SPIPISE daring), beberapa investor yang berinvestasi di Kota Cantik belum menindaklanjuti realisasi pelaksanaan kegiatan investasinya yaitu membuat Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) secara daring.

“Dari monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh bidang pengendalian pelaksanaan penanaman modal dan informasi penanaman modal 2017, banyak investor belum memahami cara pelaporan realisasi kegiatan investasi secara daring. Padahal penyampaian LKPM daring ini sifatnya wajib,” kata Kepala Seksi Pemantauan dan Pengawasan Pelaksanaan Penanaman Modal (P4M), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Palangka Raya, Deddy Agus Setiono, kepada Kalteng Pos, kemarin.

Kewajiban itu, jelas dia, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Kepala BKPM RI No. 17/2015 tentang pedoman dan tata cara pengendalian pelaksanaan penanaman modal. Penyampaian LKPM daring wajib dilaporkan oleh investor setelah izin prinsip dikeluarkan/diterbitkan oleh DPMPTSP Palangka Raya.

Berdasarkan data DPMPTSP, lanjut dia, jumlah investor yang menginvestasikan modal di tahun 2016 sebanyak  99 investor, dan 73 di tahun 2017. Namun dari jumlah itu, yang melaporkan LKPM daring hanya 20 di tahun 2016 dan 24 investor di tahun 2017.

Dijelaskan, ada dua cara penyampaian laporan, antara lain untuk tahap konstruksi, wajib membuat LKPM daring setiap triwulan, maksimal pada tanggal 10 bulan berikutnya. “Untuk tahap produksi, wajib membuat LKPM daring setiap semester, maksimal pada tanggal 10 bulan berikutnya,” ujarnya.

Diakui Deddy, rendahnya kesadaran investor ini dipengaruhi sejumlah faktor. Di antaranya, kurangnya informasi dan ketidaktahuan investor terkait kewajibannya menyampaikan LKPM secara daring. Serta tidak adanya SDM yang kompeten menjadi operator pelaporan.

“Faktor koneksi jaringan internet di wilayah pedalaman juga mempengaruhi,” imbuh dia.

Selain itu, tidak adanya fasilitasi pelaporan untuk sarana investor bertanya, berkonsultasi dan belajar tata cara dan pedoman penyampaian LKPM daring dan belum dilakukan penegakan aturan serta sanksi oleh DPMPTSP terhadap investor yang tidak melaporkan LKPM secara daring, juga menjadi faktor penyebab.

“Padahal jika merujuk peraturan yang ada, investor yang tidak menyampaikan LKPM daring dapat dikenakan sanksi, mulai dari peringatan tertulis dan atau peringatan secara daring, pembatasan kegiatan usaha, pembekuan kegiatan usaha dan atau fasilitas penanaman modal, atau pembatalan/pencabutan perizinan dan atau kegiatan usaha dan atau fasilitas penanaman modal,” ujarnya.

Untuk meminimalisir sanksi terhadap investor itu, kata Deddy, perlu dilakukan inovasi dan edukasi guna memfasilitasi investor dalam pelaksanaan LKPM Daring. Karena bagi investor yang aktif menyampaikan laporannya, imbuh Deddy, akan mendapatkan reward, di antaranya seperti pemberian fasilitas pembebasan bea masuk atas impor mesin dan atau barang dan bahan.

“Bagi investor yang memiliki kendala dalam proses penyampaian LKPM Daring, sebenarnya dapat bertnaya melalui e-mail fasilitasilkpmdaring@gmail.com atau datang langsung ke Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal dan Informasi Penanaman Modal DPMPTSP Palangka Raya. Petugas kami siap melayani dan membantu proses mengenai tatacara penyampaian LKPM secara daring,” pungkas dia. (nto/ila/iha/CTK)


BERITA Terkait
Berita terkini Kalteng Pos Online 19 Jun 18


Selasa, 19-06-2018 : 11:30:14
Objek Wisata Air Hitam Susur Sungai Banyak Diminati Warga

PALANGKA RAYA - Hari kedua Idulfitri 1439 Hijriah, banyak warga Palangka Raya yang lebih memilih mengunjungi obyek wisata bersama keluarga Salah satunya ke obyek wisata Air Hi ... Read More

Selasa, 19-06-2018 : 11:21:42
ASN Jangan Tambah Libur

PALANGKA RAYA - Wakil Wal ... Read More

Selasa, 19-06-2018 : 06:27:34
Mau Daftar Sekolah SMA/SMK Ini Informasi Terbaru

PALANGKA RAYA-Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/SMK Negeri dan swasta, sudah sudah dilaksanakan beberapa waktu lalu. Namun karena masih ada sekolah yang belum terisi penuh, khususnya ... Read More

Selasa, 19-06-2018 : 06:16:51
Perusahaan Wajib Berlakukan Prosedur Rekrutmen

PALANGKA RAYA-Ibarat pepatah, dimana ada gula disitu ada semut. Lapangan pekerjaan di Bumi Tambun Bungai sampai saat ini masih sangat terbuka lebar. Khususnya untuk bekerja di bidang perkebunan, pe ... Read More