Rabu, Tanggal 11-07-2018, jam 06:35:33

Keluarga Yakin Jika Korban King Kobra Hanya Alami Kondisi Ini

Keluarga Yakin Jika Korban King Kobra Hanya Alami Kondisi Ini
Kondisi Ahmad Rizky alias Dewa yang masih menjalani pengobatan tradisional dan diyakini masih hidup oleh pihak keluarga, Rabu (11/7).

PALANGKA RAYA – Hingga Rabu (11/7) siang, Ahmad Rizky alias Dewa masih menjalani pengobatan tradisional. Dia dibaringkan dalam keadaan terlentang di sebuah kasur yang diletakkan dibawah pohon, di halaman rumah mereka, Jalan Danau Rangas, Palangka Raya.

Dewa ditutupi beberapa lembar kain untuk menyelimuti, mulai bagian perut hingga kaki. Sementara bagian dada hingga kepala, dibiarkan terbuka.

Secara kasat mata, tidak terlihat adanya gerakan dibagian dada serta perut, yang menandakan Dewa bernafas. Mulutnya sedikit terbuka, walau demikian korban tidak bernafas.

Beberapa bagian badan sudah mulai menghitam, seperti jari tangan baik kanan dan kiri, bagian punggung seperti sudah melepuh.

Anehnya, di sekitar tubuh dari pinggang ke leher, tampak hangat. Pergelangan di tangan dan kaki tidak kaku, masih bisa digerakkan. Dibagian telapak kaki dan tangan, bila dicubit, meninggalkan bekas cubitan dan memerah. 

"Kami percaya, Rizky masih hidup. Hanya mati suri saja," kata seorang pria bertato di tangan kiri, berbadan kurus.

Dia adalah sepupu Rizky yang menolak menyebutkan namanya. Bahkan pihak keluarga melarang siapa saja untuk mengabadikan foto korban dan situasi disekitarnya.

"Jangan mengambil foto atau video. Ini keputusan keluarga," kata pria itu lagi.

Terlepas dari pelarangan mengambil dokumentasi, namun mereka tidak menolak untuk diwawancarai. Hanya saja, sekali lagi menolak bila direkam. Kepada Kalteng Pos FM (KPFM/Kalteng Pos Group), dia menceritakan terkait kondisi Rizky. Ada cerita yang bernuansa spiritual, diluar logika.

"Kami sudah melakukan ritual khusus. Dia (Dewa,red) masih hidup. Tapi rohnya yang belum kembali. Racunnya sudah diisap ular yang mematuknya (King Kobra peliharaan korban sendiri)," ceritanya.

Ritual penghisapan racun oleh sang ular, dilakukan oleh seseorang yang bernama Sumiati. Kebetulan dia (Sumiati,red) turut menceritakan apa yang terjadi saat ritual berlangsung.

"Ritualnya Selasa (10/11) malam. Ularnya menghisap racunya. Tidak lama kemudian, jantung dan nadinya ada (maksudnya berdetak). Bahkan saat menjalankan ritual, ada orang yang kerasukan," cerita Sumiati.

Mereka menyakini, bahwa Dewa sebenanya telah sembuh setelah ritual dilakukan. Ada yang mengatakan bahwa tangan Dewa sempat bergerak beberapa kali. "Sudah berangsur membaik, cuma rohnya belum kembali. Sepertinya ditahan," cerita kepada awak media ini.

Ada juga yang menyakini bahwa roh Dewa dibawa sesuatu yang mereka sebut ada kaitannya dengan kekuatan si King Kobra. Akan tetapi, itu hanya cerita yang menghiasi suasana tempat jenasah di semayamkan, sementara menunggu keputusan akan penguburan Dewa. (TimKPFM/OL/nto)


BERITA Terkait
Berita terkini Kalteng Pos Online 23 Jul 18


Minggu, 22-07-2018 : 09:35:16
HEBOH ! Buaya Sepanjang 3 Meter Muncul di Sungai Kahayan

PALANGKA RAYA- Diduga Seekor buaya muara, mucul di permukaan Sungai Khayan tepatnya di daerah Pelabuhan Rambang, yang sempat di lihat oleh warga sekitar, Minggu siang (22/7). Kemunculan Buaya yang ... Read More

Minggu, 22-07-2018 : 09:28:39
Kalteng Dilanda Kekeringan

SELAMA Juli 2018, curah hujan di berbagai daerah di Kalteng sangat minim. Bahkan, beberapa hari terakhir, rata-rata wilayah Kalteng tidak ada turun hujan. Sehingga secara umum, Kalteng mulai mengal ... Read More

Minggu, 22-07-2018 : 09:14:50
Belajar Kesenian di 38 Negara, Indonesia Terkaya

Kecintaan Didik Hadiprayitno atau Didik Nini Thowok terhadap dunia tari, mendorong rasa keingintahuannya terhadap kesenian dari negara lain. Siapa kira, diusianya yang sudah 64 tahun itu, Didik sud ... Read More

Minggu, 22-07-2018 : 09:06:36
Menurut Pengamat Politik, Sosok dan Warna Partai Ini yang akan Mendominasi di Pileg 2019

PALANGKA RAYA-  Pengamat politik Kalteng Jhon Retei Alfrisandi menilai, pileg 2014 akan menghasilkan komposisi caleg yang ada di tingkat provinsi tidak banyak bergeser. Masyarakat Kalteng tren ... Read More