Kamis, Tanggal 12-07-2018, jam 11:13:11
Nabila Diva, Bocah Tanpa Anus, Kembali Dioperasi di RSKB Banjarmasin Siaga

Bermodal Rp500 Ribu Hasil Urunan Warga, Dibawa dengan Naik Taksi

Share
Bermodal Rp500 Ribu Hasil Urunan Warga, Dibawa dengan Naik Taksi
Nabila Diva (2,8) merintih kesakitan, setelah operasi di RSKB Banjarmasin Siaga, Kamis (12/7). (ABDUL GOFUR UNTUK KALTENG POS)

Kondisi Nabila Diva (2,8) kembali memburuk. Bocah perempuan yang lahir tanpa anus itu, terpaksa harus dioperasi lagi. Sudah keempat kalinya, anak dari pasangan Abdu Gofur dan Adinda Adhelia ini, dioperasi.

BADAR, Palangka Raya

MEMILIKI anak yang normal, merupakan harapan semua orang tua. Namun, tidak bagi Abdul Gofur dan Adinda Adhelia.

Pasangan suami istri ini harus menerima kenyataan pahit. Pasalnya, buah hatinya lahir tanpa anus.

Sehingga, ketika buang air besar (BAB), semuanya melalui kemaluan. Meskipun sudah melalui empat kali operasi, tampaknya kondisi Nabila belum sepenuhnya sembuh.

Bocah perempuan yang tinggal di Jalan Pelatuk ini, Senin (9/7) lalu kembali dibawa ke RSKB Banjarmasin Siaga, untuk dioperasi kembali. Pasalnya, Nabila mengalami penyempitan anus.

Ketika dirinya BAB, kotoran maupun kencingnya keluar dari dua sisi. Yaitu melalui kemaluan dan melalui lubang anus bekas operasi.

Dari hasil urunan itu, terkumpul sekitar Rp 500 ribu. Sehingga, hanya bermodalkan uang sebanyak itu, Nabila dibawa dengan naik taksi.

Kondisi keluarga ini memang cukup memprihatinkan. Pasalnya, selain memiliki anak yang lahir tanpa anus, Abdul Gofur ayah dari Nabila sendiri mengalami kecelakaan, beberapa waktu lalu.

Kondisi itu seakan melengkapi penderitaan yang dialami keluarga ini. Karena, akibat kecelakaan itu, Abdul Gofur tak bisa bekerja maksimal.

Pria ini hanya bekerja sebagai tukang servis AC. Hasilnya cuma bisa buat makan sehari-hari, dan terkadang bergantung pada orang tuanya.

BERITA Terkait
Berita terkini Kalteng Pos Online 20 Sep 18


Kamis, 20-09-2018 : 06:27:59
Murid SD Sanggau, Peneliti Cilik Terunggul 2018

Semangat belajar menjadi kunci sukses. Meski tak punya waktu khusus belajar di rumah, Diah Isma Khairani juga tak mau dipaksa belajar. Ia sadar pentingnya belajar. Bahkan di usianya yang masih beli ... Read More

Senin, 17-09-2018 : 09:50:53
Hasil Jukir dan Petugas Kebersihan untuk Beli Kostum

Banyak cara mengais rezeki halal. Ketimbang mencuri dan ditangkap polisi, tentu lebih baik apabila bisa membantu masyarakat. Menjadi badut misalnya. Menghibur diri sambil mengais rezeki.

... Read More

Minggu, 16-09-2018 : 10:21:18
Ingin Membesarkan MTQ dan Membangun Pondok

Menjadi guru mengaji, kemampuan almarhum HM Sadri Arsyad tak perlu diragukan lagi. Imam masjid berusia 76 tahun itu pernah juara membaca alquran. Bahkan, mengajar mengaji dilakukannya sejak 1979 hi ... Read More

Sabtu, 15-09-2018 : 10:52:17
Melihat Upaya BPBD Hadapi Karhutla

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus meluas di Kabupaten Kapuas. Pemadaman yang dilekukan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kini tak lagi mampu dilakukan melalui jalur dara ... Read More